Flu Babi
Sejarah Flu Babi
Influenza babi pertama kali diamati di Amerika Serikat bagian tengah utara pada saat terjadinya epidemic influenza manusia tahun 1818 - 1819. Influenza babi adalah penyakti pernafasan yang paling sering menyerang babi di Amerika Serikat. Pada awal tahun 1968 muncul di Kanada, Asia, Afrika dan kemudian seakan menghilang.
Kemudian wabah muncul pada tahun 1976 di Italia. Dengan demikian Virus H1N1 ini beredar bersama - sama babi di berbagai belahan dunia.
Penyebab
Penyebab Flu Babi adalah virus influenza tipe A, virus ini termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae. Virus ini masih satu genus dengan penyebab flu burung. Virus ini merupakan salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti karena dapat menginveksi manusia.
Gejala Klinis
Sejarah Flu Babi
Influenza babi pertama kali diamati di Amerika Serikat bagian tengah utara pada saat terjadinya epidemic influenza manusia tahun 1818 - 1819. Influenza babi adalah penyakti pernafasan yang paling sering menyerang babi di Amerika Serikat. Pada awal tahun 1968 muncul di Kanada, Asia, Afrika dan kemudian seakan menghilang.
Kemudian wabah muncul pada tahun 1976 di Italia. Dengan demikian Virus H1N1 ini beredar bersama - sama babi di berbagai belahan dunia.
Penyebab
Penyebab Flu Babi adalah virus influenza tipe A, virus ini termasuk dalam keluarga Orthomyxoviridae. Virus ini masih satu genus dengan penyebab flu burung. Virus ini merupakan salah satu penyakit zoonosis yang ditakuti karena dapat menginveksi manusia.
Gejala Klinis
- masa inkubasi 1-3 hari
- babi tidak mampu berjalan dengan bebas, cenderung bergerombol
- terjadi radang hidung
- mengeluarkan ingus
- bersin - bersin dan konjungtivis
- punggung melengkung, pernafasan sesak dan cepat
- anorexia dan suhu mencapai 41-41,5 derajad
- setelah 3-6 hari biasanya babi tumbuh dengan cepat, bahkan normal pada hari ke-7
Penanganan: Usahakan babi dalam keadaan hangat dan tidak menderita cekaman
Penyakit ini tidak membahayakan dan dengan komplikasi yang sangat kecil serta tingkat kematian kurang dari 1 %, TETAPI babi yang menderita bronkopneumonia dapat berakhir dengan kematian.
Penulis adalah staf Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kab. Blitar
Email : ekanurd.s@gmail.com
Blog : http://sukses-internet-pemula.blogspot.com
blog : http://alumnid3keswan.blogspot.com
Website : www.sukses-internet-pemula.co.cc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar